Monthly Archives: March 2013

Jangan Meremehkan Faktor Non-Akademik di Ujian Nasional

 

Ujian Nasional (UN) yang akan dihadapi para pelajar pada bulan April dijamin dapat dilewati siswa secara sukses bila memperhatikan faktor akademik dan nonakademik, kata pengamat pendidikan Saufi Sauniawati.

“Faktor akademik menyangkut kesiapan siswa mempelajari kisi-kisi ujian melalui latihan, mengulas soal, mengikuti bimbingan belajar. Sedangkan nonakademik ini yang sering disepelekan, salah satunya menyangkut alat tulis yang digunakan,” kata Saufi Sauniawati pada acara peluncuran situs “www.latihanujian.com” yang didukung oleh Faber Castell Internasional Indonesia di Jakarta, Selasa.

Hal senada ditegaskan Managing Director PT Faber Castell International Indonesia Yandramin Halim, berdasarkan studi sebanyak 25 persen siswa yang tidak lulus UN karena kesalahan nonakademik. “Kesalahannya seperti kesalahan melingkari jawaban, lingkaran jawaban yang ganda atau jenis pensil yang tidak tepat,” ujarnya.

Lebih lanjut Saufi menyatakan faktor nonakademik yang memengaruhi kesuksesan siswa dalam mengerjakan UN, salah satunya teknik pengisian lembar jawaban menyangkut jenis pensil dan penghapus yang digunakan.

“Kelihatannya sepele, tetapi pengalaman saat melakukan try out membuktikan banyak siswa gagal karena tidak memperhatikan jenis pensil yang harus digunakan, yaitu 2B,” katanya.

Berdasarkan pengalamannya ketika diminta untuk melakukan try out di Kabupaten Cimahi, Kabupaten Bandung, dari 6.200 peserta try out, ada 927 siswa yang lembar ujiannya tidak terbaca.

Saufi juga menjelaskan sebaiknya soal ditadahi dengan alas karena tekanan pada pensil pada saat menghitamkan di lembar jawaban yang langsung bersentuhan dengan meja akan memengaruhi pemindaian.

Selain itu memegang pensil juga jangan tegak namun dimiringkan dengan pensil digenggam jempol dan telunjuk dan jari tengah. Pasalnya, genggaman pensil juga turut memengaruhi syaraf di otak sehingga mampu lebih konsentrasi.

 

Sumber : Republika Online
Redaktur : Taufik Rachman
Posted By : Nanang Chosin

Mau Lulus Ujian Nasional ? Perbanyak Latihan Soal

Memperbanyak latihan soal ternyata dapat menjadi penentu kelulusan Ujian Nasional (UN). Pemerhati pendidikan Saufi Sauniwati mengatakan dengan semakin sering siswa berlatih soal sesuai kisi-kisi UN maka akan semakin mudah pula menjawab soal pada ujian sebenarnya.

Soal yang dilatih, Saufi mengungkapkan, bisa berasal dari buku-buku latihan soal yang saat ini banyak beredar atau pun memanfaatkan portal-portal yang berisi soal-soal UN. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih buku-buku soal ataupun portal tersebut yaitu soal yang disajikan harus sesuai dengan kisi-kisi dari Badan Nasional Standar Pendidikan (BNSP). “Pilih buku kumpulan soal atau portal yang sesuai kisi-kisi BNSP. Disamping itu, pilih yang mampu mengevaluasi langsung dalam artian dapat segera diketahui hasil dari menjawab soal-soal tersebut,” kata Saufi, Selasa (26/3).

Saufi mengungkapkan memperbanyak latihan soal dapat meningkatkan jembatan memori dalam otak. Semakin sering menjawab soal,  maka jembatan memori akan semakin terbentuk.  “Artinya semakin sering latihan soal UN maka memori tentang soal UN dan bagaimana menjawabnya juga  bagaimana menganalisa kesalahannya akan terbentuk,” kata Saufi.

Terdapat tiga jenis sifat soal ujian yaitu evaluatif, sumatif, formatif. Saufi mengungkapkan jenis evaluatif yang umumnya diterapkan pada UN.  “Evaluatif merupakan teknik soal  yang tidak hanya untuk menilai kemampuan guru dan siswa tapi juga kebijakan pemerintah,” kata Saufi.

Sumber : Republika Online
Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Posted By : Nanang Chosin